Kekuatan Cara Pandang
" Aku ingin cantik, percaya diri, dihormati dan sukses ". Beberapa kata-kata tersebut yang sebagian besar orang inginkan. Mereka berbondong-bondong mewujudkan keinginan dengan pergi ke salon, memutihkan badan dengan berbagai macam peralatan kosmestik , ke kursus atau pelatihan pengembangan kepribadian, membaca buku yang berhubungan dengan pengembangan kepribadian dll. Kegiatan yang mereka lakukan untuk mewujudkan keinginan itu sepertinya baik dan wajar-wajar saja. Namun apakah anggapan itu benar ? ataukah karena secara umum masyarakat melakukan dan dianggap benar secara kebiasaan?
Menurut Stephen R Covey dalam buku 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif, mengatakan bahwa yang orang-orang lakukan adalah suatu paradigma etika kepribadian. Paradigma etika kepribadian adalah mengambil tindakan dramatis - yang sepertinya dapat merubah segalanya.
Paradigma etika kepribadian adalah semacam obat penekan rasa sakit, padahal jika ingin memecahkan sesuatu harus melalui proses. Proses merupakan kegiatan yang berkelanjutan dan terus menerus. Dalam berproses, kita lebih digali kekuatan, ketakutan dalam diri kita dan bagaimana kita dapat berubah melalui kekuatan yang ada dalam diri kita. Pendekatan yang ada adalah dari dalam keluar bukan dari luar ke dalam.
Keinginan untuk cantik, percaya diri, dihormati dan sukses tidak akan tercapai bila tidak ada pendekatan dari dalam keluar, dimulai dari bagian yang paling dalam dari diri kita seperti paradigma, karakter dan motif. Paradigma merupakan kekuatan yang luar biasa karena di dalam paradigma kita berfikir, mengambil kesimpulan dan bertindak. Paradigma yang salah bisa menghancurkan diri kita kedalam tindakan yang tidak efektif.
Kecantikan, percaya diri, dihormati dan kesuksesan tidak akan diperoleh apabila kita tidak merasa bahwa kita cantik, punya banyak potensi di dalam diri dan bersikap terbuka terhadap kemungkinan-kemungkinan yang ada. Dengan kita menyadari kekuatan yang luar biasa dalam diri kita, maka tindakan kita akan mengarah pada hal-hal yang positip dan akan mempengaruhi lingkungan di sekitar kita.
Mulailah berfikir bahwa masalah bukan terletak pada orang lain atau keadaan di luar kita tapi ada dalam diri kita. Cara kita memandang masalah itu sendiri adalah suatu masalah. Oleh karena itu, mulai sekarang beranilah untuk berkata pada diri kita terutama pada pikiran kita bahwa saya ingin berubah terutama pada cara saya memandang memandang sesuatu.
T.S Eliot berkata : " Kita tidak boleh berhenti menjelajah dimana akhir dari semua penjelajahan tersebut akan tiba di tempat dimana kita memulai dan baru menyadari tempat tersebut untuk pertama kalinya".






0 comments:
Post a Comment