Mikrofon
Aku lihat diriku berubah didepan mikrofon
Ku kira aku bisa menjadi merak
yang sanggup mengibarkan empat warna bulu
Kiranya aku cuma tokek
Dengan vokal yang bikin orang kesal
Aku lihat diriku berubah didepan mikrofon
Sering kurasa diriku seperti seekor kadal yang ingin terkenal
Tapi kadang-kadang mirip burung beo dengan cara berdiri dan berbicara
Yang senantiasa salah tingkah
Aku lihat diriku berubah didepan mokrofon
Didepan orang banyak aku jadi domba kampung
Yang memperindah bahasa atau monyet genit yang lebar hidungnya
Tapi yang paling sial adalah ketika aku terjemahkan diriku jadi babi yang lupa diri
Didepan mikrofon pada hari senin aku menjadi burung merak
Selasa tokek, rabu bengkatung, kamis beo, jumat domba, sabtu monyet dan ahad babi
Sepanjang minggu dalam diriku telah kuciptakan sebuah kebun binatang
Aku ingin bertanya pada angin bagaimana cara ia menghadapi mikrofon ini...
Taufiq Ismail, 1992
Kumpulan Puisi Malu (aku) Jadi Orang Indonesia, 1998
1 comments:
wah, si taufiq itu bukan pecinta binatang kelihatannya ya .. dia mau kurung atau bantai semua makhluk ciptaan yang disebut-sebutnya itu.
Post a Comment